Al Hikam

Khutbah: Ibadah sebagai Kebutuhan

الحمد لله رب العالمين. اَللَّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْمًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً، يَا اَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ. اَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَاَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. نَسْأَلُكَ عِلْمَ الْخَائِفِيْنَ مِنْكَ، وَخَوْفَ الْعَالِمِيْنَ بِكَ. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، شرح الله له صدره، ووضع عنه وزره، ورفع له ذكره. اللهم صل على سيدنا محمد على أل سيدنا محمد كما

Bahas Nasib Bangsa, Hasyim Muzadi Kumpulkan 50 Tokoh

Sebanyak 50 tokoh negeri, sedianya akan dikumpulkan membahas permasalahan bangsa saat ini. Hal ini dikatakan oleh mantan Ketua Umum PBNU  yang kini menjabat sebagai International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH Hasyim Muzadi. Sekitar 50 tokoh ini akan berkumpul di markas ICIS Jakarta,  30 Januari hingga 4 Februari mendatang. “Kegiatan ini khusus membahas masalah konstitusi dan ketatanegaraan.  Didasari, kondisi bangsa yang tidak menentu. Jika tidak segera dilakukan langkah strategis, bisa

Jangan Gunakan Logika Terbalik..!!

Judicial Review yang diajukan oleh tim advokasi kebebasan beragama ke MK sudah mulai pada pembahasan materi.  Salah satu ahli dari pemerintah, KH Hasyim MUzadi menegaskan bahwa jika UU no 1/PNPS/Tahun 1965 dicabut, yang paling rugi justru umat beragama minoritas. “Jangan menggunakan logika terbalik. Seakan-akan kalau tidak ada aturan UU ini, maka semua akan beres. Ini justru salah besar, yang paling rugi jika UU ini dicabut, justru minoritas,“ tegas Kiai Hasyim,

Toleransi Beragama

Toleransi merupakan sikap penting yang harus dimiliki oleh setiap manusia, karena dengan toleransi manusia bisa hidup bersaudara, rukun, harmonis dan melestarikan persatuan. Adapun definisi toleransi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “toleransi adalah sifat atau sikap toleran, yakni bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan dan lain sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri” . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan inti toleransi adalah