Dasar Pemikiran

Ada tiga dasar pemikiran utama kenapa Pondok Pesantren Mahasiswa harus terwujud:

1. Alasan Romantisme

Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, menuntut ilmu di pondok pesantren sudah menjadi tradisi di masyarakat. Namun perkembangan dan tuntutan era modern, telah mengubah referensi di kalangan keluarga muslim sendiri dalam memilih lembaga pendidikan. Pondok pesantren yang sudah terbukti mampu melahirkan tokoh-tokoh besar lambat laun dianggap sebagai lembaga pendidikan yang sudah tertinggal zaman sehingga sekolah-sekolah umum berubah menjadi primadona. Fenomena seperti ini rupanya juga dirasakan dalam keluarga Hasyim Muzadi sendiri. Oleh karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menggagas sebuah pesantren yang akan menjadi wadah penggemblengan ilmu agama dan juga melahirkan genarasi yang memiliki peran di berbagai bidang untuk menjawab kebutuhan era modern seperti sekarang. Hingga akhirnya trandasi pendidikan pondok pesantren pun terus berlanjut dan berkembang.

2. Alasan Stategis

Hasyim Muzadi yang sangat aktif dalam berbagai bidangtermasuk dalam dunia pendidikan, politik, dan organisasi masyarakat paham betul terhadap kondisi di Indonesia. Lulusan Perguruan Tinggi sudah barang tentu akan menempati posisi-posisi strategis di dalam mobiltas zaman baik dalam pemerintahah maupun di sektor-sektor lain. Para lulusan ini perlu dibekali pengetahuan agama yang matang sehingga ketika menjalankan amanah dan peran sesuai bidang masing-masing, tidak keluar dari syariat agama Islam. Itulah kenapa santri dari kalangan mahasiswa menjadi target sasaran Pesantren Al-Hikam. Dan harapannya, Al-Hikam mampu melahirkan penerus bangsa yang mempunyai integritas keislaman dan keilmuan yang baik.

3. Alasan Akademik

Perpaduan antara ilmu pengetahuan dan ilmu agama merupakan salah satu tujuan Hasyim Muzadi untuk mendirikan Pesantren Mahasiswa. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, harus tercipta lingkungan belajar yang mendukung di mana santri akan mendapat pengajaran ilmu agama yang selalu memiliki relevansi dengan ilmu pengetahuan yang didapatkan santri dari perguruan tinggi masing-masing.

Kegiatan

  • Dirosah
  • Pengajian malam ahad
  • Pengajian ahad pagi
  • Pengajian sabtu pagi 2 mingguan
  • Istighotsah
  • Ziarah
  • Maulid
  • Khataman Qur'an
  • Tanbih 'Aam
  • Pelatihan softskill
  • Bakti Sosial
  • OutBond
  • Festifal Santri Akhir Tahun

Mata Pelajaran

  • Akidah
  • Akhlak
  • Tahsin & Tahfidz Qur'an
  • Hadits & Fiqh
  • Sirah Nabawiyah
  • Bahasa Arab & Bahasa Inggris