IMG_3902edit

Madrasah Diniyah Al-Hikam Depok (untuk selanjutnya disebut Madinah) adalah lembaga pendidikan nonformal yang menitikberatkan pada pengajaran dasar-dasar agama Islam yang meliputi baca tulis Al Qur'an, praktek ibadah sehari hari dan penanaman akhlakul karimah.

Di bawah naungan Yayasan Al-Hikam Depok yang di pimpin oleh Dr. KH. Ahmad Hasyim Muzadi, Madinah didirikan sebagai cikal bakal dari Pesantren Mahasisiwa Al-Hikam Depok. Pada awalnya, di atas tanah seluas 1.200 m yang berada di samping Fakultas Tekhnik Universitas Indonesia Depok, tepatnya di Jl. H. Amat No 21 RT 07 RW 01 Kelurahan Kukusan, Beji Kota Depok, pengasuh akan mendirikan lembaga perguruan tinggi Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an dan Pesantren Mahasiswa. Namun sebelumnya, beliau mengharapkan adanya lembaga pendidikan untuk anak-anak terlebih dahulu. Menurut beliau, ini bertujuan agar sebelum terbentuknya lembaga-lembaga tersebut, para malaikat dapat berkumpul di tempat ini, dikarenakan banyak anak-anak yang belum memiliki dosa  belajar di tempat ini. Karenanya sebagai bentuk dari riyadhoh pendirian Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an dan Pesantren Mahasiswa diikhtiarkan berdirinya Madrasah Diniyah Al-Hikam, sebagai unit dari Masjid Al-Hikam.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan Madinah telah berjalan lebih kurang delapan tahun, dengan usia yang masih sangat dini tentunya masih sangat banyak kekurangan disana sini namun bukan berarti tidak ada sedikitpun keberhasilan yang telah dicapai. Jumlah santri yang pada awalnya hanya 5 anak saat ini telah mencapai lebih kurang 350 santri aktif dengan 20 orang tenaga pengajar. Metode pembelajaran yang pada awalnya hanya dengan metode privat (membaca satu persatu) dengan semakin bertambahnya tenaga pengajar maka untuk sekarang sudah menggunakan metode klasikal dengan mengelompokkan santri sesuai dengan kemampuannya. Kemudian  juga pendanaan yang dulunya hanya mengandalkan subsidi dari masjid, untuk sekarang ini perlahan-lahan sudah mulai mandiri meskipun belum sepenuhnya.

 

VISI MISI DAN TUJUAN MADRASAH DINYAH AL HIKAM DEPOK

VISI dari Madinah adalah menyiapkan insan santri sebagai masyarakat belajar untuk mengembangkan potensi fitrah insaniah yang mengintegrasikan etika agama, etika ilmiah dan etika sosial.

Sedangkan MISI yang diemban adalah menjadikan Madinah sebagai:

  1. Pusat penempaan moral agama.
  2. Pusat penumbuhan budaya ilmiah.
  3. Pusat pembekalan kesiapan hidup dan tanggung jawab sosial.

Adapun TUJUAN dari Madinah didirikan adalah :

  1. Pertama ” Amaliah Agama ”. Mampu menghasilkan santri yang berkarakter religius yang memiliki kompetensi:
  2. Kemantapan akidah ahli sunnah wal jama’ah.
  3. Pemahaman dan pengamalan ibadah-ibadah harian dengan sempurna.
  4. Kesadaran bersikap dan berperilaku sesuai dengan akhlakul karimah.
  1. Kedua Prestasi Ilmiah ”. Menghasilkan santri yang berilmu pengetahuan yang memiliki kompetensi  :
  2. Kemampuan membaca Al Qur’an dengan fasih dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tajwid.
  3. Kemampuan berfikir dalam memahami permasalahan agama sehari-hari.
  4. Kemampuan untuk belajar secara mandiri.
  1. Ketiga Kesiapan Hidup ”. Menghasilkan santri yang mempunyai kecakapan berinteraksi sosial sesuai dengan norma agama dan masyarakat dengan memiliki kompetensi :
  2. Kecakapan komunikasi dalam interaksi dengan berbagai elemen masyarakat.
  3. Kecakapan bekerjasama dalam mencapai tujuan.
  4. Kecakapan memilih dan mewujudkan cita-cita.
  5. Kecakapan menjaga harmoni dengan lingkungan.
  6. Kemampuan mengidentifikasi dan memilah dan memilih pengaruh negative yang berkembang di masyarakat.

 

PROSES BELAJAR MENGAJAR

SANTRI PESERTA DIDIK

Sebagaiman telah dijelaskan sebelumnya bahwasanya Madinah ini adalah lembaga pendidikan yang terbuka untuk semua masyarakat tanpa melihat latar belakang golongan, suku maupun aliran politiknya, asalkan mempunyai semangat untuk mendalami dasar-dasar pendidikan agama dan berusia antara 5 sampai dengan 18 tahun. Untuk saat ini mayoritas santri Madinah berasal dari sekitar kelurahan Kukusan, meskipun ada beberapa yang bersal dari luar kelurahan. Latar belakang merekapun juga beragam dan mayoritas orang tuanya adalah buruh serta karyawan swasta.

MATERI PEMBELAJARAN

Materi pembelajaran yang diajarakan di Madinah dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu materi pokok dan materi tambahan. Materi pokok adalah materi pembelajaran membaca Al Qur’an yang dibagi menjadi sebelas tingkatan, dengan masing-masing tingkatan ditempuh kurang lebih selama enam bulan atau satu semester dengan menggunakan buku paket Tilawati mulai dari jilid 1 s/d jilid 5, Juz ‘amma dan Al Qur’an.

Di dalam mengajarkan materi pokok ini santri dikelompokkan sesuai dengan kemampuan membaca Al Qur’an. Sehingga tidak jarang anak yang sudah usia SMP karena baru belajar mengaji satu kelas dengan anak yang masih SD, pun juga sebaliknya. Termasuk juga kelas tahfidz yang sudah mulai menghafal juz amma atau juz 30 yang nantinya diteruskan dengan menghafal surat-surat penting.

NO TINGKAT MATERI
1 Pertama Tilawat jilid 1
2 Kedua Tilawat jilid 2
3 Ketiga Tilawat jilid 3
4 Keempat Tilawat jilid 4
5 Kelima Tilawat jilid 5
6 Keenam Juz ‘Amma
7 Ketujuh Al Quran 1  (Juz 1-3)
8 Kedelapan Al Quran 2  (Juz 4-10)
9 Kesembilan Al Quran 3  (Juz 11-20)
10 Kesepuluh Al Quran 4  (Juz 21-30)
11 Kesebelas Tahfidz juz 30 dan surat-surat penting

 

ALOKASI WAKTU

KELAS SORE : Hari senin -  jum’at
NO WAKTU KEGIATAN
1 15.00 WIB Masuk kelas
2 15.00 – 15.45 WIB Jam pertama (materi pokok)
3 15.45 – 15.55 WIB Sholat ‘ashar berjama’ah
4 15.55 – 16.05 WIB Istirahat
5 16.05 – 16.30 WIB Jam kedua (materi tambahan)
6 16.30 WIB Selesai
KELAS MALAM
NO WAKTU KEGIATAN
1 18.00 WIB Sholat maghrib berjama’ah
2 18.15 – 19.00 WIB Masuk
3 19.00 WIB Sholat ‘isya berjama’ah
Ket :

-       Malam jum’at dan malam ahad libur

-       Malam selasa, rabu dan kamis : materi pokok

-       Malam sabtu dan malam senin : materi tambahan

 PEMBIAYAAN BELAJAR

Untuk menunjang berlangsungnya kegiatan pembelajaran dan juga membiayai operasional maka setiap santri baru dikenakan uang pendaftaran sebesar Rp. 50.000,- denagan ketentuan sebagaimana berikut :

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Melengkapi semua persyaratan administrasi, dengan perincian :

Uang Pangkal            : Rp. 25.000

Syahriyah bulan pertama : Rp. 20.000

Buku Paket Tilawati : Rp. 5.000

  • Formulir pendaftaran dikembalikan oleh wali santri
  • Santri dari satu keluarga, cukup membayar satu uang pangkal
  • Syahriah setiap bulan sebesar ­­± Rp 20.000,-
  • Dispensasi khusus bagi anak yang tidak mampu, silahkan semampunya.
  • Bagi yang tidak mampu sama sekali , tidak dikenakan biaya (gratis).

 KALENDER PENDIDIKAN

NO WAKTU KEGIATAN
1 Bulan Juli Penerimaan santri baru
2 01 Agustus – 15 Desember Masuk kelas efektive semester I
3 16 Desember – 31 Desember Munaqosyah kenaikan tingkat
4 01 Januari – 15 Januari Penerimaan raport & libur semester I
5 Bulan Januari Penerimaan santri baru
6 16 Februari – 15 Juni Masuk kelas efektive semester II
7 16 Juni – 30 Juni Munaqosyah kenaikan tingkat
8 01 Juli – 31 Juli Penerimaan raport & libur semester II

 

 

Pendaftaran

Halaman ini masih dalam perbaikan

Vidio

Halaman ini masih dalam perbaikan

Gambar

Halaman ini masih dalam perbaikan

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.