Mancanegara

Nestapa Rohingya: Antara Terorisme dan Luka Sejarah

Oleh: Zakiyal Fikri Muchammad Baru-baru ini, tepatnya 28 Agustus 2017 kemarin, peristiwa tak mengenakkan terjadi lagi. Kali ini masih dalam korban yang sama, yakni kaum muslimin Rohingya di Myanmar. Bagaimana tidak?. Sejak pekan lalu, orang-orang ‘malang ini’ terus mendapat tekanan dari pemerintah setempat khususnya oleh para tentara Myanmar baik secara fisik maupun psikis. Sebagaimana dilansir dari liputan6.com yang dikutip oleh kumparan.com, disebutkan bahwa Muslim Rohingya telah menjadi ‘korban’ keganasan tentara

Pemikiran Gus Dur dalam pandangan KH. A. Hasyim Muzadi

1. Pertama kali saya ketemu Gus Dur tahun 1979 di Muktamar NU Semarang ( Muktamar NU ke 26) dan ketika itu Gus Dur belum masuk di pengurus NU sedangkan saya sudah mewakili utusan NU Cabang Malang. Didalam muktamar ke 26 Itu Gus Dur diangkat menjadi wakil katib PBNU. Setelah pertemuan di Semarang sangat sering Gus Dur ke Jawa Timur, karena memang Jawa timur adalah pusat potensi NU dan sering juga

KH. Ahmad Hasyim Muzadi dikunjungi Ulama dari Tajammu’ul Ulama al-Lubnany

Ulama dari Tajammu’ul Ulama al-Lubnany (Sheikh Zuhair Usman al-Junaid & Sheikh Ghozi Yusuf Hneineh) mengunjungi KH. Ahmad Hasyim Muzadi di Kantor Wantimpres pada Hari Selasa, 6 September 2016, jam 14.30-16.00 . 1. Ulama Tajammu ini menyampaikan kepada KH. Hasyim Muzadi secara rinci tentang keadaan kaum muslimin di Timur Tengah, peta kekuatan yang ada, dan anatomi pergolakan di Timur Tengah. Informasi tersebut dimulai dari anatomi pergolakan di Syria, munculnya ISIS (DAIS),

KH. Hasyim Muzadi menerima delegasi ulama Syria

KH. Hasyim Muzadi menerima delegasi ulama Syria yang terdiri dari Prof. Dr. Husamuddin Farfur. Penasehat Menteri Wakaf Mesir & Rektor Univ. Fath Islamy Damaskus. Anggota Liga Univ. Islam; Prof. Dr. Abdulnabi, Profesor di Universitas Damaskus; Dr. Yaman Iswani, Kepala Hub Luar Negeri dan Kerjasama Liga Univ. Islam Senin, 15 Agustus 2016 jam 14.30-15.30 di kantor Wantimpres. 1. Delegasi meminta pendapat dan dukungan untuk diselenggarakan nya konferensi internasional Universitas-Universitas Islam di