Mancanegara

KH. A. Hasyim Muzadi menemui Tun Abdullah Badawi Mantan PM Malaysia

KH. A. Hasyim Muzadi menemui Tun Abdullah Badawi Mantan PM Malaysia selama 10 tahun dan Penggagas Islam Hadori. Bertempat di Hotel Fairmont, Senayan di sela-sela Forum Ekonomi Islam Internasional di Jakarta tanggal 2-4 Agustus 2016. Pertemuan membahas tentang posisi kaum Muslimin dunia Ahlussunnah Wal Jamaah yang terhimpit dari pertarungan Sunni dan Wahaby. Sekaligus menjajaki kemungkinan penguatan ekonomi untuk pesantren-pesantren di Indonesia dan Malaysia agar bisa mandiri ekonomi nya guna menegakkan

KH. A. Hasyim Muzadi (Sekjend ICIS) menjadi pembicara dalam acara Konferensi Internasional JATMAN

KH. A. Hasyim Muzadi (Sekjend ICIS) menjadi salah satu pembicara dalam acara Konferensi Internasional “Bela Negara: Konsep dan Urgensinya Dalam Islam” diselenggarakan oleh Jam’iyah ahlu toriqoh al-mutabaroh An-Nahdliyah, JATMAN dan Kementerian Pertahanan RI (bekerja sama dengan jaringan ulama internasional ICIS) di Pekalongan, Jateng 27-28 Juli 2016 1. KH. Hasyim Muzadi menyampaikan bahwa di dunia Islam sekarang terbelah menjadi dua kekuatan. Kekuatan Syiah yang dipimpin oleh Iran dan kekuatan wahabiyah salafiyah

KH. A. Hasyim Muzadi ke Libanon: Seminar di Darul Fatwa tentang nasionalisme

Kunjungan KH. A. Hasyim Muzadi ke Libanon: Seminar di Darul Fatwa tentang nasionalisme, Universitas Tripoli, Darul Da’wah, dan Ceramah di masyarakat Indonesia di Libanon, 21-23 Juli 2016. 1. Libanon adalah contoh nyata dari sebuah negara yang masyarakatnya lebih mementingkan ta’asub golongan (ego sektoral) daripada keselamatan negara secara utuh. Sudah dua tahun ini Libanon berjalan tanpa Presiden. Disebabkan karena parlemen yang merupakan jatahnya Kelompok Syiah tidak mampu memilih Presiden karena ada

KH. A. Hasyim Muzadi menjadi panelist pada Workshop 6th Session of The Istanbul Process

KH. A. Hasyim Muzadi Menjadi panelis PADA Lokakarya 6 Sesi The Istanbul Proses “A perspektif lintas-regional tentang kebijakan praktik terbaik untuk mempromosikan toleransi beragama dan Penguatan Ketahanan”, Oleh diadakan Kementerian Luar Negeri Singapura, Rabu 20 Juli 2016 Berikut titik-titik Yang beliau Sampaikan: 1. Intoleransi hearts Hubungan antar agama Serta Hubungan sosial can be Terjadi di SEMUA agama, manakala mendapat POSISI mayoritas. Di jawa seringkali orangutan Sulit mendirikan Gereja, namun di