Pengukuhan Santriwati Pesantren Mahasiswi Al Hikam

 

Depok, WALISONGOONLINE – Satu bulan lebih para santriwati Pesmi Al Hikam menjalani masa percobaan hingga tiba masa pengukuhan sekaligus pengucapan ikrar janji sebagai santri secara resmi. Tepat hari ini tanggal 18 Muharram 1439, acara tersebut digelar di Aula Utama STKQ (Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an). Acara yang turut dihadiri oleh para wali santriwati dan dewan asatidz tersebut diawali dengan pembacaan kalamullah dan dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Pesmi Al Hikam.

Agenda acara selanjutnya yaitu sambutan oleh ketua pesmi Al Hikam dan perwakilan wali santri. Sambutan pertama disampaikan oleh Ustadzah Syifa Salma, sedangkan sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Ahmad Musyafa selaku yang mewakili wali santriwati. Dalam sambutannya belaiu berpesan kepada santriwati agar dapat membagi waktu dengan baik antara kegiatan perkuliahan dan kegiatan pesantren dengan adil.

Sejumlah 22 orang santriwati yang dikukuhkan satu persatu dikalungkan scarf oleh pengasuh pesantren yang diwakilkan oleh Ibu Yuni Arovah bersama iringan display profil dari masing-masing santriwati. Dresscode hitam dipadukan jilbab yang kontras ditambah jaket almamater Al Hikam berwarna hijau tua menambah keanggunan santriwati perdana pesmi Al Hikam. Agenda pengukuhan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar janji santri yang dipimpin oleh Syifa Kamalia.

Sebelum kegiatan ini ditutup dengan doa, didahului oleh tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Yusron As Shidqi, Lc. Selaku pengasuh pesantren mahasiswa Al Hikam. Dalam pidatonya beliau berpesan banyak hal kepada para orang tua dan santriwati.

                “Di pesantren ini santri akan dididik bukan sekadar diajar”pesan Ustadz Yusron

Pada hakikatnya konsep pendidikan berbeda dengan pengajaran, namun masih banyak orang yang memahami keduanya sebagai satu hal yang sama. Pengajaran khusus berorientasi pada peningkatan kemampuan akal, sedangkan pendidikan bertujuan pada pembinaan insan tidak hanya berfokus pada akal namun juga mental, hati dan adab. Dari keempat aspek ini yang paling sulit dalam proses pendidikan adalah adab. Ibarat sebuah barang, adab adalah barang langka yang berjalan bertentangan dengan hukum permintaan yaitu ketika persediaan melimpah harganya makin tinggi dan makin diminati. Adab bagi seorang muslim dan Muslimah juga sebuah pakaian, maka selayaknya pakaian yang kita kenakan haruslah sopan dan menutupi aurat.

Acara pengukuhan hari ini ditutup dan berakhir tepat pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan sesi foto-foto.[SN]

Share and Enjoy

Komentar

comments