Al-Qur’an

DINAMISASI AL-QUR’AN SEPANJANG ZAMAN

Oleh : Zaki MuttaQien S.Ud (Alumni PTAYQ Krandon 1998-2004 & PTRYQ Bejen 2004-2007 Mahasiswa Kulliyatul Qur’an AL-HIKAM Depok & Pengurus PP. IPNU 2015 -2018) Al-Qur’an yang mulia. Semua orang mengetahui bahwasannya al-Qur’an adalah wahyu Ilahi yang diturunkan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad Saw. Sebagai pembuktian bahwa al-Qur’an merupakan kalamullah yang orisinal dan otentik kepada Rasulullah. Hal ini bisa kita cermati jika al-Qur’an tiada duanya di dunia ini. Lain halnya

KH. Ahmad Hasyim Muzadi: KEKUATAN (ENERGI) AL-QURAN DAN POLITISASI

KEKUATAN (ENERGI) AL-QURAN DAN politisasi 1. dikalangan Umat Islam Seluruh Dunia ADA Tiga HAL Yang TIDAK boleh disinggung ATAU direndahkan yakni: Allah SWT, Rasulullah SAW, Dan Kitab suci Al-Quran. Apabila shalat Satu, apalagi ketiganya disinggung Dan direndahkan Pasti mendapat Reaksi spontan Dari Umat Islam Tanpa disuruh siapapun. Reaksi tersebut akan segera melakukan meluas Tanpa can dibatasi Oleh Sekat-Sekat organisasi serta, partai, Dan Birokrasi. energi Kekuatan tersebut akan Bergerak DENGAN sendirinya

Ceramah KH.Hasyim Muzadi:Al-Qur’an seperti Apotek

Jonggol-Ketika Al-Qur’an sudah hafal pada kalimatnya, lalu bagaimana dengan isinya, terus pengertiannya, penafsirannya dan cara membawakannya kepada masyarakat. Semua itu harus ditambah. Dengan demikian Al-Qur’an itu bisa dibawa dengan kalimatnya, dengan pengertiannya dengan penafsiran dan dengan tata caranya. di Al-Qur’an semuanya ada mulai dari ayat sabar sampai ayat perang. Seperti  Apotik semua obat ada. Kalau ada orang yang kena penyakit obat apa yang harus diambil. Tentu yang mengambil obatnya harus