Buletin Jum’at

ORANG YANG SOMBONG (kajian sohih muslim)

        Depok, WALISONGOONLINE – Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.”(HR. Muslim no. 91)           Yang dimaksud dengan

ISRA' MI'RAJ

                Depok, WALISONGOONLINE – Di dalam buku-buku sirah, peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah ﷺ terjadi antara tahun kesepuluh sampai tahun ketiga belas kenabian. Ada yang berpendapat bahwa peristiwa ini adalah penghibur yang diberikan Allah ﷻ kepada Nabi Muhammad ﷺ pada tahun-tahun kesedihan.         Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad ﷺ sedang berada di sekitar Ka’bah. Kemudian Jibril a.s. datang menemui dan membangunkan Beliau

BERISLAM DALAM PERBEDAAN

                      Depok, WALISONGOONLINE – Perbedaan adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan. Tuhan sengaja menciptakan perbedaan agar kita saling mengenal. Mungkin sudah mafhum dibenak kita bahwa ada banyak sekali perbedaan di dalam Islam. Begitu beragamnya aliran dan mazhab yang masing-masing mempunyai fondasi dan dasar-dasarnya sendiri dalam memahami dan menjalankan cara hidup Islaminya. Dan hal ini menyebabkan banyak tafsir dan pendapat yang berbeda.  

PEMBOIKOTAN BANI HASYIM DAN KAUM MUSLIMIN

               Depok, WALISONGOONLINE –Sebelum ini kita telah mengisahkan tentang keislaman Hamzah dan Umar, dua pendekar Quraisy yang hebat dan berani. Saking beraninya, Umar mengetuk seluruh pintu para pembesar Quraisy berikut kepada wartawan penyebar berita (pers) untuk mengumumkan keislamannya. Lebih dari itu, ia telah menantang siapapun yang benci Islam untuk bergulat dengannya. Banyak yang memenuhi tantangan itu, sampai akhirnya Umar kewalahan menghadapi gerumbulan orang, ia pun duduk menghentikan pergulatannya. “Lihatlah,