Dr. H. Shofiyullah Muzammil

Al-Hikam Serukan Keutuhan NKRI

Moment peringatan Hari Pahlawan bisa diimplementasikan lewat mencintai tanah air sebagai pra syarat dalam mempertahankan NKRI dari rongrongan asing, ideologi, ekonomi dan lainnya. Direktur Kulliyatul Qur’an Al-Hikam Depok, Dr. Arif Zamhari mengungkapkan, di ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan hadits telah jelas bagaimana mengajarkan landasan yang kokoh untuk mencintai tanah air. “Mari kita jaga dan pertahankan keutuhan NKRI yang kita cintai ini.  Bagaimana mungkin pemeluk agama bisa menjalankan ajaran agamanya dengan baik

Al-Hikam Serukan Keutuhan Negara Sebagai Syarat Sempurnanya Pelaksanaan Ajaran Agama

BALI – Moment peringatan Hari Pahlawan bisa diimplementasikan lewat mencintai tanah air sebagai pra syarat dalam mempertahankan NKRI dari rongrongan asing, ideologi, ekonomi dan lainnya. Direktur Kulliyatul Qur’an Al-Hikam Depok, Dr. Arif Zamhari mengungkapkan, di ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan hadits telah jelas bagaimana mengajarkan landasan yang kokoh untuk mencintai tanah air. “Mari kita jaga dan pertahankan keutuhan NKRI yang kita cintai ini.  Bagaimana mungkin pemeluk agama bisa menjalankan ajaran agamanya dengan

Dari Bali, Al-Hikam Serukan  Keutuhan NKRI

Moment Peringatan Hari pahlawan sebagai upaya mengingat kembali perjuangan dan mengisi kemerdekaan RI. Menanggapi hal tersebut Direktur Kulliyatul Qur’an Al-Hikam Depok Dr. Arif Zamhari mengungkapkan mencintai tanah air adalah menjadi prasyarat dalam mempertahankan NKRI dari rongrongan asing,  ideologi, ekonomi dan lainnya. Dirinya mengajak kepada para Ulama dan Da’i untuk terus menjaga keutuhan NKRI. Menurutnya, ajaran di dalam Al-Qur’an dan Hadits telah jelas bagaimana mengajarkan landasan yang kokoh untuk mencintai tanah

Ulama & Tokoh Agama Efektif Tuntun Umat Cinta NKRI

Direktur Kulliyatul Qur’an Al-Hikam Depok, Arif Zamhari, menyatakan cinta tanah air menjadi prasyarat mempertahankan NKRI dari rongrongan asing, ideologi, ekonomi dan lainnya. “Keutuhan NKRI menjadi syarat mutlak agar umat dan pemeluk agama bisa menjalankan ajaran maupun tuntunan agamanya dengan sempurna,” ujarnya menanggapi kerawanan perpecahan dipicu SARA baik pengaruh domestik maupun rongrongan asing di tengah memperingati semangat kepahlawanan nasional di Jakarta, Senin (13/11/2017). Untuk itulah ia mengajak ulama & tokoh agama