islam

KH. Hasyim Muzadi: Islam tidak Mungkin Kalah

JAKARTA  —  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, KH. Hasyim Muzadi mengatakan Islam pasti menghadapi gangguan. Meski demikian, Kiai Hasyim meyakini Islam tidak akan kalah. “Islam tidak mungkin kalah tapi orang Islam bisa kalah dimana-mana tergantung kepandaiannya,”kata Kiai Hasyim dalam pemaparannya pada acara Konferensi Internasional Media Islam, di Wisma Antara Jakarta, Rabu (25/5). Mantan Ketua PBNU tersebut mengatakan secara umum Islam memiliki modal pergaulan antar sesama Muslim. Selain itu, Islam juga memiliki modal

KH.Hasyim Muzadi: Banyak yang Mengaku Muslim, Tapi Tak Meneladani Rasulullah

Jakarta – Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla beserta sederet menteri Kabinet Kerja memperingati Maulid Nabi di Istana Negara. Anggota Wantimpres KH Hasyim Muzadi menyampaikan ceramah pada kesempatan malam ini. “Banyak orang yang mengaku muslim, tetapi tidak meneladani teladan Rasulullah. Maka dalam ayat disebutkan, suasana batin haruslah suasana yang mengharap ridho Allah,” tutur Hasyim di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015). Seringkali seseorang merasa paling bisa hidup sendiri,

KH Hasyim Muzadi: Islam Nusantara Telah Dibajak

Kamis 19 November 2015, menjelang Isya, Mantan Ketum PBNU yang kini menjabat sebagai Sekjen ICIS (International Conference of Islamic Schollar), KH Ahmad Hasyim Muzadi, silaturrahim ke Markaz Besar FPI di Petamburan – Tanah Abang Jakarta Pusat. Kedatangan Kyai Hasyim disambut langsung Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, yang didampingi Ketum, Waketum dan Sekum DPP FPI, serta Imam-Imam FPI Daerah, antara lain Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim dan Kalbar. Dalam pertemuan

KH.Hasyim Muzadi: Indonesia Akan Perkenalkan Islam Moderat ke Publik Internasional

JAKARTA – Forum International Conference of Islamic Scholars (ICIS) akan digelar pada 23-25 November 2015 di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang Jawa Timur. Agenda yang digelar untuk keempat kalinya ini bertujuan mempromosikan nilai-nilai Pancasila, dan menyebarkan ajaranIslam moderat yang pluralis. “Kami promosikan Pancasila sebagai pilihan alternatif negara sekuler dan negara agama. Paham ini cocok untuk negara plural,” kata Sekretaris Jenderal ICIS KH.Hasyim Muzadi di Kemenlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015).