malang

KH Hasyim Muzadi : Jangan Bawa Negara ke Kanan dan ke Kiri

KUPANG— Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH A Hasyim Muzadi mengungkapkan dirinya telah berkali-kali mengingatkan agar tidak membawa negara condong ke ideologi kanan atau ideologi kiri. “Yang tengah-tengah itu adalah Pancasila,” katanya saat menyampaikan orasi kebangsaan dalam acara Nusantara Bersatu di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/11). “Pancasila adalah kompromi dalam hidup berbangsa dan bernegara,” imbuhnya. Menurut Hasyim, sejak kemerdekaan RI, barangsiapa yang membawa negara ke arah kiri

Pidato KH. Ahmad Hasyim Muzadi di Depan Para Alim Ulama di Aula Bhinneka Tunggal Ika, KEMENHAN RI Tentang Kemelut Kasus Ahok

Jum’at, 11 Nopember 2016, 09.30-10.30 1. UNTUK Ketenangan gatra Dan bela negara, KASUS Ahok Harus diselesaikan Beroperasi proporsional through proporsionalisasi telkom Dan wewenang kenegaraan Dan kebangsaan Beroperasi Utuh. 2. UNTUK Tingkat Negara Dan Kekuasaan Harus PADA POSISI netral Dan TIDAK digunakan untuk review kepentingan pro dan kontra KASUS Ahok. Negara Dan Kekuasaan bersikap melindungi sebagai pamong Yang mengayomi Seluruh elemen bangsa. KARENA Kekuasaan Supra Struktur Negara TIDAK selayaknya Dipakai untuk

KH. Ahmad Hasyim Muzadi: KEKUATAN (ENERGI) AL-QURAN DAN POLITISASI

KEKUATAN (ENERGI) AL-QURAN DAN politisasi 1. dikalangan Umat Islam Seluruh Dunia ADA Tiga HAL Yang TIDAK boleh disinggung ATAU direndahkan yakni: Allah SWT, Rasulullah SAW, Dan Kitab suci Al-Quran. Apabila shalat Satu, apalagi ketiganya disinggung Dan direndahkan Pasti mendapat Reaksi spontan Dari Umat Islam Tanpa disuruh siapapun. Reaksi tersebut akan segera melakukan meluas Tanpa can dibatasi Oleh Sekat-Sekat organisasi serta, partai, Dan Birokrasi. energi Kekuatan tersebut akan Bergerak DENGAN sendirinya