KH Hasyim Muzadi Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Haul Syeikh Abdul Qadir Jailani di Putra Jaya

KH.Hasyim Muzadi Maulid nabi
Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Hasyim Muzadi KH Hasyim Muzadi mengungkapkan, tujuan utama peringatan Maulid Nabi adalah untuk meneladani Rasuullah Saw, dimulai dengan turunnya wahyu yakni Surat Al-Alaq yang berisi keimanan dan keilmuan.
Menurut Kyai Hasyim, pokok-pokok keilmuan itu mencakup Ilmu ajaran agama, bukti kebenaran agama, keilmuan tentang alam, dan ilmu tentang fenomena kejadian.
“Hal tersebut haruslah digandengkan antara keilmuan dan keimanan,” ungkap Kyai Hasyim Muzadi saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Maulid Nabi dan Haul Syeikh Abdul Qadir Jailani di Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin, Putra Jaya, Malaysia, Sabtu malam (13/02/2016).
Kyai Hasyim berada di Malaysia atas undangan organisasi Al-Wariseen Internasional. Hadir dalam acara itu, keturunan Syekh Abdul Qadir Jaelani, Syeikh Afifuddin Jailani, dan mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Abdullah Badawi.
Kyai Hasyim menjelaskan, wahyu pertama ditambahkan dengan ibadah yang turun pada Isra’ Mi’raj, akan menelurkan kesalehan pribadi. Selanjutnya kesalehan pribadi itu diharapkan menjelma dan berkembang menjadi kesalehan sosial.
“Kesalehan tersebut telah dicontohkan oleh Rasulullah setelah hijrah ke Madinah. Baik yang menyangkut masalah keluarga, masyarakat, dan negara. Pokok-pokoknya dapat dilihat dalam Piagam Madinah,” ungkap mantan Ketua Umum PBNU yang kini menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini.
Di dalam Piagam Madinah, tambah Kyai Hasyim, terlah tercakup mengenai persaudaraan di kalangan kaum kaum muslimin, persaudaraan lintas agama, penegakan hukum, pemerataan ekonomi, dan ketahanan negara.
Tausiyah yang disampaikan Kyai Hasyim merupakan puncak dari Peringatan Maulid Nabi dan Haul Syeikh Abdul Qadir Jailani. Acara telah dimulai pada jam lima sore dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Syeikh Radwan Gomaa dari Mesir.
Sejumlah tokoh Islam dari berbagai negara turut menjadi penceramah dalam kegiatan ini. Diantaranya Y Bhg Dato Dr. Muhammad Afifi al-Akiti dari Oxford University, Inggris; Syeikh Muhammad bin Yahya Al-Ninowy dari Amerika, Al-Habib Abu Bakr ibn Al-Manshoor dari Yaman, Syeikh Dr. Mohammad Ibrahim Abdul Baeth dari Mesir, dan Wakil Menteri pada Jabatan Perdana Menteri (Hal Ehwal Agama) YB. Senator Dato’ Dr. Asyraf Wajdi bin Dusuki. Sholat Magrib dipimpin Habib Omar Hamid al-Jailani dari Mekkah.
Selain itu ditampilkan juga nasyid oleh Firqatul Huda dari Singapura dan pembacaan Maulud Diba’i oleh Al-Habib Hassan al-Attas dari Singapura. Acara ditutup dengan kesimpulan dan doa oleh Syeikh Sayyid Afifuddin Al-Jailani, Chairman of Al-Wariseen Trust.
Close