Wisuda STKQ Al-Hikam | KH. Yusron : Pondok Bisa Berdiri Tanpa Bangunan, Namun Mustahil Berdiri Tanpa Guru

Sambutan KH. Yusron Shidqi, Lc. M.Ag.

Walisongoonline.com, Depok – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok melangsungkan prosesi wisuda di Aula Serba Guna Masjid Al-Hikam pada Sabtu (28/9). Wisuda ke-4 ini meluluskan sebanyak 19 mahasiswa Penghafal Al-Qur’an 30 Juz.

KH. Yusron Shidqi, Lc. M. Ag. memberikan sambutan selaku Kepala Pesantren Mahasiswa Al-Hikam dengan rasa syukur dan bangga atas diwisudanya angkatan IV serta dikukuhkannya mahasiswa baru angkatan IX. Beliau mengungkapkan bahwa yang mampu mendorong para wisudawan untuk tetap memiliki tekad kuat sehingga bisa melewati lima tahunnya sejak mereka datang ke sini dan belajar selama 4 tahun, sampai dilanjutkan dengan pengabdian 1 tahun ke daerah 3T (terluar Tertinggal dan terdepan) di Indonesia, hal ini tidak lain karena doa dan keikhlasan yang telah dipanjatkan oleh para wali santri bukan semata-mata karena kami yang masih penuh banyak kekurangan dalam mendidik dan membimbing para santri.

Para Wisudawan STKQ Al-Hikam Angkatan IV

Dalam hal ini beliau tidak lupa mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para dosen dan ustadz atas segala kontribusi dan dedikasinya kepada STKQ Al-Hikam Depok.

“Tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dosen dan para guru yang telah menyiapkan materi dan yang telah meluangkan waktunya untuk ikut bersama mendidik Para Huffadz Al-Quran yang dulunya hafal sekarang menjadi mengerti, yang dulunya mengerti sekarang dapat menghayati dan yang dulunya telah menghayati, sekarang mereka mampu untuk mengajarkan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.”

“Tiada Pondok yang mampu berdiri tanpa guru, pondok bisa saja berdiri tanpa bangunan namun tanpa guru mustahil pondok itu akan bisa berdiri.” Lanjutnya

Para Senat Sidang Terbuka

Digelarnya acara wisuda angkatan IV ini, Beliau mengharapkan bahwa setelah wisuda, lulusan Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir ini bisa kembali ke masyarakat untuk melanjutkan visi dari pada STKQ Al-Hikam ini dan Beliau juga mengingatkan sebuah petuah kehidupan dari Ayahandanya yaitu Al-Maghfurlah KH. Ahmad Hasyim Muzadi.

“Kalian adalah yang terbaik, maka inilah jalan yang akan kalian tuju setelah keluar dari Pondok Pesantren yaitu kembali ke masyarakat untuk mengajarkan dan mengamalkan Al-Qur’an. Itulah harapan saya, mudah-mudahan didengarkan dengan telinga dan hati serta membuka pikiran lebar-lebar” Harapnya kepada para wisudawan.

“Jangan gentar terhadap tantangan karena almarhum Abah Hasyim Muzadi menyampaikan sebuah wejangan bahwa dengan segala tantangan dan kesulitan kamu akan menjadi besar bukan dengan segala kesenangan.” Tutupnya. (ASH/Arul)

Foto Bersama Para Wisudawan STKQ Al-Hikam Angkatan IV seusai Wisuda

Close