Hari Anak Sedunia : Kebaikan Tidak Terlahir Dari Keterpaksaan

Oleh : Muadz Mukhlis Fuadi
Mahasantri STKQ Al-Hikam Depok

Hasil gambar untuk hari anak sedunia"
Sumber Foto : Pantau.com

Sang buah hati merupakan benih perhiasan bagi setiap keluarga. Salah satu titipan dan anugerah dari tuhan bagi sepasang suami istri. Tentang sebuah harapan besar terpatri untuk sang buah hati.

Setiap anak memiliki hak dan kewajiban yang harus terpenuhi. Perlu kita ketahui, jangan pernah membatasi dunia imajinasi mereka, sebab mereka tidak sama dengan kita yang selalu berorientasi dan berambisi terhadap pekerjaan. Kehidupan mereka belumlah memikirkan tentang hal yang bersifat membebankan. Dunia mereka penuh dengan permainan dan  canda tawa. Oleh sebab itu, sebagai orang tua sudah seharusnya bisa mendampingi, mendidik dan mengarahkan mereka untuk lebih mengerti pola kehidupan yang dicapai. Selain itu, orang tua harus lebih ekstra dalam memerhatikan sang buah hati, sebab mereka harus mengerti dan mengenali siapa dirinya.

Orang tua harus berperan sebagai teman dalam kehidupan sang buah hati. Mengerti apa yang ia inginkan dan memberi arahan jika ada suatu hal yang tidak boleh dilakukan. Memberikan motivasi ketika ia jatuh dalam berbagai problem hidupnya merupakan satu skill yang harus dimiliki kedua orang tua. Maka dari itu, orang tua tidak boleh acuh tak acuh dalam kehidupan buah hati, apabilah hal tersebut terjadi maka dapat menyebabkan mental mereka menjadi tidak terbentuk dengan baik.

Dalam memberikan pendidikan kepada anak, kedua orang tua harus memiliki berbagai macam metode, salah satunya mendidik dengan berperan menjadi teman. Cara seperti ini membantu sang anak dalam menentukan jalan hidupnya, ia merasa tidak canggung kepada kedua orang tua untuk terbuka dan mau bercerita tentang segala sesuatu yang ada dalam benaknya. Ada juga cara mendidik anak dengan melatih untuk berpikir lebih dewasa, lebih bisa mengerti kehidupan masa depan dan biasanya cara seperti ini membuat mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menyelesaikan permasalahnya sendiri. 

Kedua, orang tua yang selalu memberikan pengalaman lebih banyak dan mempelajari tingkat emosional anak dengan baik, bisa membantu proses tumbuh den berkembangnya potensi yang terpendam. Sebagai kedua orang tua sudah semestinya bisa mengerti sifat sang buah hatinya agar mampu berkelana sejauh mungkin di dunia sang buah hati dengan tujuan untuk mengenyam pendidikan.

Mereka merupakan gambaran masa depan, apa yang mereka rasakan di masa depan tidak terlepas dari didikan serta ilmu yang telah didapat. Mendidik bukanlah sebatas mengajari dan memerintah, apalagi hanya “dibuang” pada bangku sekolah. Buatlah anak itu menemukan dunianya sampai mereka benar-benar nyaman dan paham. Tuntunlah mereka secara perlahan-lahan sampai mereka mengerti dan menemukan apa yang ia cita-citakan.

Jangan memaksa kehendak untuk menjadi yang terbaik menurut kedua orang tua. Sejatinya, kebaikan tidak terlahir dari keterpaksaan akan tetapi itu lahir dengan dan dari kesadaran. Kesadaran merupakan awal mula dari kebaikan yang terbangun secara perlahan. Anak adalah buah harapan yang akan dipetik pada waktunya, yaitu saat ia sudah matang. Jika menanamnya sudah diberi dengan pupuk yang bagus maka hasil yang kita harapkan pun tidak jauh dari apa yang telah kita tanam pada saat dahulu.

Semoga Hari Anak Sedunia kali ini dapat memberikan tunas-tunas harapan kebaikan yang mampu memberikan pengaruh baik pada peradaban dan perkembangan dunia.

Editor : Wawan dan Safarul

Close