Hari Ibu 2019

Artikel Nasional
Berbagi :

Oleh Faisal Aidil Firdaus
Mahasantri STKQ Al-Hikam

Ibu adalah sosok wanita yang mencintai lebih dari sekadar makna cinta. Ibu adalah sosok wanita yang menyayangi lebih dari sekadar arti sayang. Sekiranya makna ibu itu kita definisikan, mungkin semua kata pada semua aksara belum mampu untuk mengejawantahkan makna yang terkandung di dalam arti seorang ibu.

Banyak di Indonesia bahkan di dunia memanggil nama ibu dengan sebutan yang berbeda- beda, seperti ummi, mami, mom, inak dan masih banyak lagi panggilan- panggilan yang diberikan kepada seorang ibu. Semua panggilan-pangilan itu merupakan panggilan yang begitu mesra, begitu indah, dan begitu tulus yang dikenal oleh para umat manusia di dunia ini. Panggilan- panggilan tersebut memanglah sangat singkat, akan tetapi panggilan-panggilan tersebut sarat dengan makna-makna harapan, cinta, kasih sayang dan segala apa yang dikenal manusia yang menyangkut keindahan dan kasih sayang.

Seorang penyair mesir ternama, yakni Hafidz Ibrahim pernah mendefinisikan makna dari ibu di dalam syairnya yang berbunyi,

Ibu adalah sekolah… yang bila anda siapkan

   Anda menciptakan generasi berbudi.

   Ibu adalah taman… bila anda airi

   Ia tumbuh dengan aneka tumbuhan.                                               

   Ibu adalah guru semua guru

   Yang jasanya meliputi seluruh penjuru.”

Begitulah penyair ternama yang mengungkapkan rasa cinta, rasa sayang kepada sosok yang sangat mulia, yaitu seorang ibu. Akan tetapi, walaupun penyair ini telah meluapkan makna ibu lewat syair syairnya, tetapi tetap saja penulis merasa belum cukup untuk mengejawantahkan arti dari kata seorang ibu, karena ibu adalah ciptaan Tuhan yang paling mengagungkan, hatinya adalah anugrah yang terindah dari Tuhan. Dunia seisinya tidak sepadan dengan arti seorang ibu. Menurutku ibu itu lebih agung, ibu lebih indah, ibu lebih kuat dan ibu adalah sumber memperoleh kebajikan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Memberikan.

Hari ini adalah tanggal 22 Desember yang mana kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 22 Desember ini diperingati sebagai hari ibu, hari di mana kita memperingati jasa- jasa ibu. Tapi, bukan hanya sekadar menunjukkan cinta, sayang dan kasih kita kepada ibu pada hari ini saja. Justru setiap menitnya, jamnya bahkan harinya , kita harus melakukan semua hal itu. Sudah seyogyanya kita sebagai manusia yang terlahir dari rahim wanita yang mulia, melakukan hal-hal tersebut sepanjang hidup kita, baik ibu kita masih hidup maupun sudah meninggal. Cintailah ibu kita dan sayangilah ibu kita setiap saat, karena seorang ibu adalah sosok yang berjuang setiap saat, setiap hari, setiap jam, setiap menit dan detik bahkan setiap denyut jantungnya dia berjuang dan berkorban untuk anak-anaknya, bahkan suami dan keluarganya.

Ketika aku dihadapkan dengan makna ibu, kata- kataku pecah, tangan ku kaku dan seketika tintapun meluntur, karena kesanggupanku yang kurang tuk mengurai makna yang tersirat pada setiap abzat yang menyusun kata ibu. Ibu kaulah seorang yang tiada banding bagimu.”

Referensi
Shihab, Quraish. 2014. Birrul Walidain: Wawasan al-Qur’an tentang Bakti kepada Ibu Bapak. Tangerang: Lentera Hati.

Editor : Safarul Hidayat


Berbagi :