Depok, walisongoonline – Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok angkatan ke-13 menggelar acara penutupan puasa Arbain pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Joglo Makam KH. Hasyim Muzadi.
Kegiatan ini menutup rangkaian puasa Arbain yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 (1 Rajab) hingga 29 Januari 2026 (10 Sya’ban 1447 H).
Acara dihadiri oleh segenap keluarga besar STKQ Al-Hikam, para asatidz dan asatidzah, serta mahasiswa peserta puasa Arbain.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kiai Hilmi As-Sidqi Al-Araki.
Dalam sambutannya, beliau berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan selama 40 hari puasa Arbain dapat memperoleh ridho Allah SWT. Beliau juga mengapresiasi usaha peserta dalam menjadikan Al-Qur’an dan ilmu yang dipelajari sebagai jalan pembentukan hikmah, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, Kiai Hilmi menekankan pentingnya pendokumentasian dan penelitian terhadap pelaksanaan puasa Arbain.
Menurut beliau, hal ini penting agar nilai-nilai spiritual dan keilmuan yang terkandung dalam puasa Arbain dapat ditulis, dikaji, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Beliau mengutip hadis dari Anas bin Malik RA: “Barang siapa berziarah kepada para ulama, maka ia telah berziarah kepadaku. Dan barang siapa berziarah kepadaku, maka ia telah berziarah kepada Allah.”
Baca juga : Merawat Warisan Ulama, Al Hikam Depok Peringati Haul KH. Ahmad Hasyim Muzadi
Kiai Hilmi menegaskan bahwa ziarah bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga proses batiniah yang menyambungkan ruh peserta dengan para ulama dan orang pilihan Allah SWT.
Proses ini menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual, termasuk dalam amalan puasa Arbain.
Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Hamzah menjelaskan bahwa puasa 40 hari dapat dijadikan bahan jurnal atau penelitian. Menurutnya, hal ini sangat memungkinkan, tinggal bagaimana perspektif yang digunakan. Selain itu, penggunaan hadis sebagai penguat keabsahan tulisan dapat menjadi sarana dakwah sekaligus memperdalam pemahaman ilmiah tentang puasa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an dan dzikir bersama, sambari menunggu waktu maghrib untuk menunaikan buka puasa bersama.
Acara penutupan puasa Arbain ini menjadi moment refleksi spiritual dan akademik bagi mahasiswa angkatan ke-13, sekaligus menguatkan tradisi keilmuan dan spiritual yang diwariskan di STKQ Al-Hikam Depok.
