Malang — Mahasiswa Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok Angkatan 13 menggelar kegiatan sarasehan di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang pada Senin malam, 02 Februari 2026.
Kegiatan ini berlangsung khidmat mulai pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, sebagai bagian dari rangkaian rihlah ilmiah dan spiritual mahasiswa.
Kegiatan sarasehan ini dilaksanakan di lingkungan Pesantren Al-Hikam Malang, dengan tujuan mempererat silaturahmi antara civitas akademika STKQ Al-Hikam Depok dan keluarga besar Pesantren Al-Hikam Malang, sekaligus memperkuat nilai keberkahan, keilmuan, dan khidmah dalam proses pendidikan mahasiswa.
Acara diawali dengan sambutan selamat datang dari Kepala Pesantren Al-Hikam Malang, KH. Nur Cholis.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan harapan atas kehadiran mahasiswa STKQ Al-Hikam Depok.“Semoga kedatangan teman-teman STKQ Al-Hikam Depok membawa keberkahan,” ujar beliau.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengantar dari Perwakilan Dewan Asatiz STKQ Al-Hikam Depok, KH. Hilmi Shidqi Al-Aroky. Dalam penyampaiannya, beliau menuturkan bahwa kedatangan rombongan mahasiswa merupakan bentuk sowan kepada keluarga besar Al-Hikam Malang setelah menjalani tarasukh puasa selama 40 hari.
Beliau menekankan pentingnya keberkahan tarasukh agar Al-Qur’an yang dipelajari tidak hanya berhenti pada hafalan dan pemahaman, tetapi benar-benar meresap ke dalam jiwa. Selain itu, KH. Hilmi juga menyampaikan gambaran rute ziarah wali yang sedang dijalani oleh Angkatan 13 STKQ Al-Hikam Depok, seraya menegaskan bahwa landasan utama dalam berkhidmah adalah keikhlasan.
Memasuki acara inti, dawuh dan wejangan disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, Drs. KH. Muhammad Nafi’.
Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa Al-Hikam Malang dan Al-Hikam Depok memiliki ruh dan nilai yang sama.“Antara (Al-Hikam) Malang dan (Al-Hikam) Depok itu sama. Yang satu molen, yang satu gedang goreng. Bahan pokoknya sama, tapi dikasih nama yang berbeda,” tutur beliau, disambut senyum para hadirin.
KH. Muhammad Nafi’ juga mengisahkan sejarah berdirinya Pesantren Al-Hikam, yang bermula dari dawuh guru-guru ruhaninya Abah Hasyim Muzadi.
Baca juga : Rombongan Ziarah STKQ Al-Hikam Depok Kunjungi Ma’had Bahrul Huda Tuban
Beliau menyampaikan pesan penting dari Abah Hasyim bahwa lulusan Al-Hikam tidak hanya diharapkan menjadi pribadi yang saleh secara individu, tetapi juga menjadi mushlih dan mushlihah, yakni insan yang mampu membawa perbaikan di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan motto Al-Hikam: Amaliyah Agama, Prestasi Ilmiah, dan Kesiapan Hidup.
Rangkaian acara sarasehan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Hadi, memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam setiap langkah mahasiswa STKQ Al-Hikam Depok Angkatan 13.
Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan terjalin hubungan batin dan nilai perjuangan yang semakin kuat antara Al-Hikam Depok dan Al-Hikam Malang, sekaligus menjadi bekal spiritual dan intelektual bagi mahasiswa dalam melanjutkan khidmah di tengah umat.
