Tafsir “Qawwamuna ‘ala al-Nisa” Perspektif KH. Hasyim Muzadi (1)
Oleh: Makmun Rasyid Depok, WALISONGOONLINE – “Laki-laki harus bertanggung jawab, hubungannya dalam seksual, keluarga dan laki-perempuan. Posisi laki-laki adalah “qawwamuna ‘ala al-Nisa” (menegakkan hak-hak wanita). Laki-laki (dalam ayat itu) bukan penguasa. Sebab lain hal, banyak laki-laki yang “nakal” (menyelewengkan makna sejatinya, menggeser dari “qawwamuna” menjadi “qoimuna”; dari “qawwamuna’ ala al-Nisa” menjadi “maliku al-Nisa”; dari “tanggung jawab”…



